Bila nasi telah jadi bubur masih tetap mending, tinggal ditambah irisan daging ayam, ditaburi kacang, jadilah bubur ayam. Namun bila nasi telah basi, ingin diapakan sekali lagi. Mungkin saja dijemur untuk jadikan nasi aking (sego karak) atau jadikan pakan ayam. Namun itu yaitu ketentuan yang kurang pas karna lama-lama juga akan jadi kebiasaan.
Baiknya kita mencari penyebabnya kenapa nasi cepat jadi basi. Lalu dilakukan aksi mencegahnya.
Penyebabnya Nasi Cepat Basi
Banyak aspek yang mengakibatkan nasi cepat jadi basi. Salah satunya cuaca, tersentuh jari-jari tangan, jenis beras, dan sebagainya.
Cuaca
Waktu musim kemarau nasi lebih cepat basi dari pada waktu musim hujan. Bila pada musim hujan nasi juga akan basi sesudah 24 jam jadi pada musim kemarau nasi telah basi sebelumnya 24 jam. Bergantung daerahnya juga, di daerah pesisir nasi relatif lebih cepat basi dari pada di daerah pegunungan.
Tersentuh Jari-jari Tangan
Jari-jari tangan kita memiliki kandungan enzim pencernaan yang dimaksud enzim RNAse. Enzim ini bertugas untuk menolong sistem pencernaan didalam lambung. Bila nasi yang telah masak kita sentuh dengan jari-jari tangan bermakna sistem pencernaan telah diawali. Bila tidak segera dikonsumsi jadi nasi juga akan cepat basi.
Cobalah lakukanlah percobaan sederhana ini.
Sediakan dua wadah kecil. Isi semasing wadah dengan nasi secukupnya. Aduk nasi pada wadah pertama dengan tangan serta wadah ke-2 dengan sendok. Diamkan selama beberapa jam.
Apa yang terjadi? Nasi yang diaduk dengan tangan juga akan basi lebih dulu.
Jenis Beras
Beras pera lebih tahan lama dari pada beras pulen atau punel. Beras pulen kandungan airnya semakin banyak hingga lebih cepat basi. Bila beras pera menginginkan merasa pulen, umumnya ditambah air. Tapi
ini jadi percepat nasi jadi basi.
Tegangan Listrik Turun
Magic jar di Indonesia didesain dengan tegangan 220 V. Tegangan sebesar ini dapat menghangatkan nasi pada rentang suhu 75 - 80 °C. Apabila terjadi masalah listrik jadi tegangan listrik dapat turun hingga 180 V, bahkan juga lebih rendah hingga penghangatan nasi tidak dapat menjangkau 75 - 80 °C. Mengakibatkan nasi jadi berair, lembek, dan pada akhirnya basi.
Lubang Pengeluaran Uap Terhalang
Lubang pengeluaran uap pada magic jar sering kali terhalang nasi. Bila ini terjadi jadi lubang juga akan lembab serta jadi sarang bakteri pembusuk. Mengakibatkan nasi cepat basi. Oleh karenanya, bersihkan lubang uap dengan berkala minimal sebulan sekali.
Supaya Nasi Lebih Putih dan Tidak Cepat Basi
Nasi yang penyajiannya lebih putih semakin lebih enak dilihat mata serta menaikkan selera makan. Terlebih mengeluarkan aroma yang enak. Bagaimana caranya? Simak resep leluhur di bawah ini.
Bersihkan beras yang juga akan dibuat. Janganlah diremas-remas sangat ku4t agar kandungan vitamin B-nya tidak menyusut. Setelah itu berikan air kurang lebih 1 ruas jari telunjuk dari permukaan beras, namun ukuran ini bergantung jenis berasnya, ada beras yang perlu banyak air ada juga yg tidak. Lalu berikan perasan jeruk nipis, untuk 1 kg beras berikan 1 jeruk nipis. Bisa juga ditambahkan sehelai daun pandan wangi bila menginginkan nasinya beraroma pandan. Kemudian, nyalakan magic jar dan tunggulah hingga masak.
Saksikan akhirnya. Nasi yang telah masak juga akan terlihat lebih putih dan beraroma pandan. Apa rasa-rasanya tidak asam? Sekalipun tidak.
Nah, saat ini bagaimana caranya memeras jeruk nipis supaya biji jeruk itu tidak turut bercampur dengan nasi.
Memeras jeruk nipis, jeruk pecel
Irislah jeruk dengan membujur (bukanlah melintang), saksikan gambar 1. Lalu potong jeruk jadi 4 sisi. Irislah sisi dalam jeruk lalu mengeluarkan berisi. Dengan cara ini biji jeruk lebih gampang di keluarkan. Kemudian, peras jeruk segera ke magic jar yang telah terisi beras serta air.
Nasi yang dibuat dengan perasan jeruk nipis semakin lebih tahan lama. Kenapa sekian? Karna senyawa asam yang terdapat dalam jeruk nipis dapat menghalangi perkembangan bakteri yang mengakibatkan nasi cepat basi.
Baiknya kita mencari penyebabnya kenapa nasi cepat jadi basi. Lalu dilakukan aksi mencegahnya.
Penyebabnya Nasi Cepat Basi
Banyak aspek yang mengakibatkan nasi cepat jadi basi. Salah satunya cuaca, tersentuh jari-jari tangan, jenis beras, dan sebagainya.
Cuaca
Waktu musim kemarau nasi lebih cepat basi dari pada waktu musim hujan. Bila pada musim hujan nasi juga akan basi sesudah 24 jam jadi pada musim kemarau nasi telah basi sebelumnya 24 jam. Bergantung daerahnya juga, di daerah pesisir nasi relatif lebih cepat basi dari pada di daerah pegunungan.
Tersentuh Jari-jari Tangan
Jari-jari tangan kita memiliki kandungan enzim pencernaan yang dimaksud enzim RNAse. Enzim ini bertugas untuk menolong sistem pencernaan didalam lambung. Bila nasi yang telah masak kita sentuh dengan jari-jari tangan bermakna sistem pencernaan telah diawali. Bila tidak segera dikonsumsi jadi nasi juga akan cepat basi.
Cobalah lakukanlah percobaan sederhana ini.
Sediakan dua wadah kecil. Isi semasing wadah dengan nasi secukupnya. Aduk nasi pada wadah pertama dengan tangan serta wadah ke-2 dengan sendok. Diamkan selama beberapa jam.
Apa yang terjadi? Nasi yang diaduk dengan tangan juga akan basi lebih dulu.
Jenis Beras
Beras pera lebih tahan lama dari pada beras pulen atau punel. Beras pulen kandungan airnya semakin banyak hingga lebih cepat basi. Bila beras pera menginginkan merasa pulen, umumnya ditambah air. Tapi
ini jadi percepat nasi jadi basi.
Tegangan Listrik Turun
Magic jar di Indonesia didesain dengan tegangan 220 V. Tegangan sebesar ini dapat menghangatkan nasi pada rentang suhu 75 - 80 °C. Apabila terjadi masalah listrik jadi tegangan listrik dapat turun hingga 180 V, bahkan juga lebih rendah hingga penghangatan nasi tidak dapat menjangkau 75 - 80 °C. Mengakibatkan nasi jadi berair, lembek, dan pada akhirnya basi.
Lubang Pengeluaran Uap Terhalang
Lubang pengeluaran uap pada magic jar sering kali terhalang nasi. Bila ini terjadi jadi lubang juga akan lembab serta jadi sarang bakteri pembusuk. Mengakibatkan nasi cepat basi. Oleh karenanya, bersihkan lubang uap dengan berkala minimal sebulan sekali.
Supaya Nasi Lebih Putih dan Tidak Cepat Basi
Nasi yang penyajiannya lebih putih semakin lebih enak dilihat mata serta menaikkan selera makan. Terlebih mengeluarkan aroma yang enak. Bagaimana caranya? Simak resep leluhur di bawah ini.
Bersihkan beras yang juga akan dibuat. Janganlah diremas-remas sangat ku4t agar kandungan vitamin B-nya tidak menyusut. Setelah itu berikan air kurang lebih 1 ruas jari telunjuk dari permukaan beras, namun ukuran ini bergantung jenis berasnya, ada beras yang perlu banyak air ada juga yg tidak. Lalu berikan perasan jeruk nipis, untuk 1 kg beras berikan 1 jeruk nipis. Bisa juga ditambahkan sehelai daun pandan wangi bila menginginkan nasinya beraroma pandan. Kemudian, nyalakan magic jar dan tunggulah hingga masak.
Saksikan akhirnya. Nasi yang telah masak juga akan terlihat lebih putih dan beraroma pandan. Apa rasa-rasanya tidak asam? Sekalipun tidak.
Nah, saat ini bagaimana caranya memeras jeruk nipis supaya biji jeruk itu tidak turut bercampur dengan nasi.
Memeras jeruk nipis, jeruk pecel
Irislah jeruk dengan membujur (bukanlah melintang), saksikan gambar 1. Lalu potong jeruk jadi 4 sisi. Irislah sisi dalam jeruk lalu mengeluarkan berisi. Dengan cara ini biji jeruk lebih gampang di keluarkan. Kemudian, peras jeruk segera ke magic jar yang telah terisi beras serta air.
Nasi yang dibuat dengan perasan jeruk nipis semakin lebih tahan lama. Kenapa sekian? Karna senyawa asam yang terdapat dalam jeruk nipis dapat menghalangi perkembangan bakteri yang mengakibatkan nasi cepat basi.
